
Memang benar adanya bahwa apa yang kita miliki terkadang jarang disyukuri. Kemarin, ada seorang sahabat lama main ke rumah, sekian lama tak jumpa sehingga tak berasa kami mengobrol begitu lama.. Banyak cerita yang didapat.. Subhanallah,, tak diduga cerita dia banyak menginspirasi!
Salah satu ceritanya adalah tentang perjuangan hidup seorang sahabatnya.. semangatnya layak untuk ditiru,, dia wanita yang sungguh sangat tegar,, dia menderita tumor tulang,, oleh karenanya perawakannya sangat kurus bahkan semestinya dia harus mengalami amputasi, namun.. dia tak mau menandatangani surat amputasi sebab dia bertekad bahwa saat nanti ajal menjemput.. kondisi tubuhnya harus utuh.. yang membuat miris, dengan kondisi seperti itu dia sanggup melanjutkan kuliah tanpa ada biaya dari orang tuanya sebab kedua orangtuanya tak mampu untuk membiayai, tak hanya biaya kuliah yang harus ia tanggung sendiri bahkan biaya hidup untuk kesehariannya harus dia tanggung pula, kedua orangtuanya tinggal di daerah yang berbeda dengannya… tempat tinggal selama kuliahpun dia tak ada.. sekarang dia tinggal di tempat penitipan anak.. Untuk mencukupi segala kebutuhannya, dia bekerja sebagai penjaga rental dari pukul setengah 4 sore sampai jam 1 malam, Subhanallah…
tak heran jika setiap pagi datang ke kampus, dy sering tertidur. Sekarang sahabat itu masih mampu untuk melanjutkan kuliah dengan biaya sendiri dan yang membuat saya kagum, dia orang yang penuh semangat dan seorang yang alim
Mendengar kisah itu, diri ini sangat-sangat tersadarkan bahwa banyak nikmat yang selama ini tak disyukuri, kenapa ya masih bisa bermalas-malasan, kenapa ya masih suka melakukan hal2 yang sia-sia,, kenapa masih suka menunda-nunda.. kenapa?!! Kenapa mudah terjatuh saat diberi sedikit ujian dari-Nya?!
Memang.. setiap kita pasti punya banyak problema… namun masih ada banyak nikmat yang kita punya, just say “Thank you ALLAH … I’m sure that I can walk on these stormy seas because I believe that I’m not alone.. Innallaha ma’ana”(Sita)
Kisah Seorang Sahabat
BUKU TAMU
Entri Populer
-
Dalam rangka memperluas jejaring KOMPAK, serta memperjuangkan Hak-hak anak di Kabupaten Kebumen, Komunitas Peduli Anak Kebumen (KOMPAK) meng...
-
Minggu, 4 April 2010 bertempat di kantor Plan Kebumen, Plan International PU Kebumen mengadakan evaluasi kegiatan bersama temen - temen Komu...
-
D Minggu, 12 januari 2014 ari rapat dua minggu yang lalu, kami m...
-
Indonesia telah meratifikasi Konvensi Hak Anak sejak 5 September 1990. Hal ini merupakan komitmen Indonesia dalam menghormati dan memenuhi...
-
Masih ingat sebuah film Pernikahan Dini yang pernah ditayangkan di sebuah setasiun TV Swasta pada tahun 2001 silam? Film yang dibintangi Ag...
-
Rabu, 17 April 2013 Agak molor dari jadwal yang ditentukan, karena kendala. Acara dimulai pukul 10.30. Yang hadir adalah 15 pen...
-
Sabtu, 16 Maret 2013 Selese UTS Bahasa Jepang pukul 08.30, aku dan temen temen yang satu sekolah (Diyan, Damar, Heni, Hurur, Naja...
-
Kompak (Komunitas Peduli Anak ) Kebumen yang merupakan kumpulan anak-anak kebumen dengan difasiliatsi Plan PU Kebumen pada Oktober - Desembe...
-
Untuk memperingati Hari Anak Tingkat Nasional, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengadakan acara peringatan Hari Anak Nasional dengan Kabupat...
-
Pada tanggal 29 Juni- 1 juli 2009, Kompak yakni Komunitas Peduli Anak Kebumen mengadakan Konsultasi Anak Kebumen-3 dengan tema "Menuju ...
Bergabung Dengan KOMPAK
KOMPAK -Komunitas Peduli Anak Kebumen on Facebook
TOTAL PENGUNJUNG
Blog Archive
-
▼
2010
(10)
-
▼
Februari
(9)
- DEKLARASI ANAK KEBUMEN
- Kompak: Kajian APBD yang Sensitif terhadap Anak
- Kisah Seorang Sahabat
- KEMERIAHAN KOMPAK DALAM RANGKA HARI AIR SEDUNIA 2009
- Iklan Rokok di Alun-Alun Membuat Kebumen Tak Ramah...
- SEMINAR PERAN PEMERINTAH DALAM PEMBERDAYAAN ORGANI...
- Nekat daripada Telat
- Persiapan Temu Anak Kebumen - 4
- Konsultasi Anak Kebumen-3. Menuju Kebumen Layak Anak
-
▼
Februari
(9)



0 komentar:
Posting Komentar